Ticker

6/recent/ticker-posts

Advertisement

Januari 2021, Terdapat 12 Kasus DBD di Prabumulih

Ilustrasi (foto:.net)
Bens Indonesia, Prabumulih - Pada musim penghujan seperti saat ini, merupakan masa puncak perkembang biakan nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan Kota Prabumulih tercatat, sebanyak 12 orang warga terjangkit DBD sepanjang bulan Januari 2021 saja.

"Kalau yang meninggal tidak ada, hanya menderita DBD saja. Dan, menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS). Setelah dirawat, akhirnya sembuh dan pulang ke rumah," tutur Kadis Kesehatan Kota Prabumulih, dr. H. Happy Tedjo, TS, MPH., melalui Kabid P2P, Izhar, SKM. M.Kes.

Sambung Izhar, kasus tertinggi DBD terjangkit di Kelurahan Pasar, terdapat 4 kasus. Upaya penanganan dan pencegahan terus dilakukan Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, melalui penyuluhan antisipasi DBD, gerakan 3M, fogging serta membagikan bubuk abate untuk membunuh jentik nyamuk.

"Jika dibandingkan tahun 2020 lalu, pada bulan Januari saja, terdapat 54 kasus DBD. Ini cendrung mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun lalu, meski curah hujan tinggi," jelasnya.

Dinas Kesehatan Kota Prabumulih mencatat, sepanjang tahun 2020, sebanyak 242 warga terjangkit DBD. "Harapan kita, pada tahun ini kasus DBD dapat ditekan, apalagi pada masa pandemi, masyarakat kian sadar untuk mematuhi protokol kesehatan dan hidup bersih," pungkasnya. [Samsi]

Posting Komentar

0 Komentar