Ticker

6/recent/ticker-posts

Advertisement

Listrik Kerap Padam, Warga Merangin Buat Petisi Untuk Erick Thohir

Ilustrasi (foto:.net)
Bens Indonesia, Merangin - Warga di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi mengeluhkan kondisi listrik di daerah itu yang kerap padam.

Atas kondisi tersebut, salah satu pelanggan listrik PLN, Mahar Dhika warga Desa Pemenang, Kabupaten Merangin, membuat petisi yang ditujukan langsung untuk Menteri BUMN, Erick Thohir.

Petisi tersebut berisi kondisi yang dialami masyarakat di daerah itu, mulai dari seringnya pemadaman listrik, kemudian adanya perbaikan yang dinilai tidak ada perubahan, pemadaman listrik tanpa penjelasan, hingga harapan adanya perbaikan layanan sehingga masyaralat di daerah itu bisa menikmati listrik.

Padamnya aliran listrik di daerah itu dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat, terlebih saat ini aktivitas belajar secara daring tengah berjalan, berikut isi petisi tersebut :

"Mati lampu di Kabupaten Merangin, bukan lagi hal yang biasa, bagi kami yang berdomisi di Kabupaten ini sudah termasuk hal yang luar biasa sekali. Sebagai pengguna listrik, kami sering kali merasakan mati lampu tanpa adanya alasan yang jelas, kalaupun ada pemberitahuan dari Official Fanspage resmi PLN Rayon Bangko di Facebook, ini hanya sebatas itu-itu saja dan mati lampu akan tetap berlangsung di hari-hari berikutnya.

Kami, tidak pernah merasakan adanya manfaat dari perbaikan apa saja yang telah di lakukan dari PLN Rayon Bangko ini. Jika Fanspage itu Update mati lampu, kami hanya bisa pasrah dan menunggu lampu hidup kembali. Tapi sangat disayangkan, disini ada adik-adik, kakak, ponakan bahkan anak kami yang belajar secara online, karena mati lampu di Kabupaten kami sering kali dibarengi dengan hilangnya sinyal dan pasti mereka tidak bisa mengikuti aktivitas belajar.

Saat ini, tepatnya tanggal 23 bulan April 2021 yang bertepatan dengan bulan ramadhan (bulan puasa) dan ini termasuk lebih parah lagi. Pada hari ini juga, di wilayah Desa Pamenang bertepatan dengan umat muslim melakukan ibadah sholat jum'at berjama'ah lampu tetap mati dan lebih dari 10 menit.

Selain itu, kami juga sering kali merasakan mati lampu di saat akan berbuka puasa dan melaksakan makan sahur. Beberapa hal yang tidak kami sukai dari PLN Rayon Bangko ini:

1. Perbaikan terus tapi tidak ada kemajuan sama sekali dan masih tetap sama saja seperti tidak ada perbaikan.

2. Mati Lampu tanpa ada alasan yang jelas.

3. Sering kali mati lampu di saat kami sedang membutuhkan sumber tenaga listrik.

4. Listrik hidup mati, dengan durasi yang sebentar bisa 6-7 kali dalam 24 jam.

Keluhan kami tentangan mati lampu ini, bukan hanya di tahun 2021 ini saja bahkan kami sudah merasakan mati lampu dari beberapa tahun sebelumnya. Masih sama sampai sekarang ini. Apa kami harus tetap terus seperti ini? Dengan lampu yang hidup mati hidup mati, pemberitahuan perbaikan, pemeliharaan dari PLN Rayon Bangko tapi tidak ada manfaat yang kami rasakan?

Sampai kapan kami warga Merangin harus tetap dengan keadaan lampu yang seperti ini. Keluhan kami ini, bukan hanya untuk diri saya pribadi, tapi untuk kami seluruh warga Merangin, untuk anak-anak kami nantinya bila terus seperti ini.

Kami hanya bisa mengeluh, kami hanya bisa menerima saat aktifitas kami terhenti sejenak dengan keadaan lampu mati. Tapi hari ini, kami bisa menulis disini dan semoga dikemudian hari tidak ada lagi yang namanya lampu hidup mati, hidup mati dan kalaupun mati itu hanya ada tujuan khusus dari PLN Rayon Bangko dan tidak akan terulang lagi seperti hari ini dan sebelumnya" demikian isi petisi

Petisi dapat di akses di link berikut : https://www.change.org/p/menteri-bumn-erick-thohir-perbaikan-terus-tapi-lampu-tetap-mati-di-merangin

Dirinya berharap, petisi tersebut dapat diisi oleh masyarakat setempat yang terdampak langsung pemadaman listrik, serta pesan yang dibuat bisa langsung kepada Menteri BUMN.

Posting Komentar

0 Komentar