Ticker

6/recent/ticker-posts

AKBP Lilik Ardiansyah Rilis Buku Ke-4 Berjudul Santri Brambang Polres Brebes: Falsafah, Syiar dan Pengabdian

Bens Indonesia - Bekerjasama dengan RajaGrafindo Persada - Rajawali Pers, dan Monalisa, M.Si., selaku Senior Editor Rajawali Pers - RajaGrafindo Persada, AKBP. Lilik Ardiansyah, SH., S.IK., M.IR., M.IP., yang merupakan Kapolres Brebes ini resmi meluncurkan buku ke-4 nya berjudul Santri Brambang Polres Brebes: Falsafah, Syiar dan Pengabdian. 

Buku karya ke-4 AKBP. Lilik Ardiansyah, SH., S.IK., M.IR., M.IP., terbit dalam 408 halaman, setelah sebelumnya menerbitkan buku berjudul 1).KUHAP KUHP dan UU No. 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, 2).Studi Keamanan Kritis, dan 3).Perspektif Keamanan di Era Tokenomics. 

Buku berjudul Santri Brambang Polres Brebes: Falsafah, Syiar, dan Pengabdian mengulas potret pengabdian yang melampaui sekat formalitas profesi. Buku ini merangkai nilai-nilai spiritual pesantren, kearifan lokal, dan etos pelayanan publik dalam satu harmoni pengabdian yang utuh.

Ketika polisi memegang rabana, yang ditegaskan bukan semata hukum, melainkan cinta; bukan kuasa, melainkan keteladanan. Rabana menjadi simbol syiar, pendekatan kultural, dan bahasa kemanusiaan dalam merawat ketertiban sosial. Di titik inilah falsafah santri menemukan ruang praksisnya—menghadirkan hukum yang berkeadilan, berempati, dan berakar pada nilai-nilai kebajikan.

Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa pengabdian sejati lahir dari kesadaran batin, keikhlasan melayani, serta keberanian menjadikan nilai agama sebagai cahaya dalam tugas kenegaraan. Sebuah refleksi tentang bagaimana negara dapat hadir dengan wajah yang menenteramkan, melalui cinta yang disebarkan dan keteladanan yang dihidupkan. Buku ini pun dilengkapi dengan 7 surat pilihan dan 99 sholawat pilihan.

Testimoni

1. K.H. Abuya Sholeh Bassalamah (Mursid Tharigah Tijaniah, PP Darussalam Brebes) 

 Buku ini menunjukkan sang Penulis bukan hanya menguasai disiplin ilmu Kepolisian tetapi juga memahami dunia Pesantren, Polisi juga Santri

2. K.H. Subhan Ma'mun (Rois PBNU, PP Assalafiyah Brebes)

 Suatu kelebihan seorang Kapolres dekat dengan Ulama Pesantren sekaligus mengikuti budaya-budaya santri dengan grup hadroh

3. K.H. Labib Sodiq Sukhaemi (Pengasuh PP AI Hikmah 1 Benda Brebes)

Jarang sekali seorang Perwira Kepolisian yang begitu dekat dengan dunia Pesantren dan Kapolres Brebes salah satunya, Bagus

 4. K.H. Hudalloh Kharim (Ketua Suriah PCNU Brebes dan Pengasuh PP Al-Bukhari Brebes)

 Terimakasih atas penyerahan simbolis buku Santri Brambang di Harlah NU, Berkah polisi sekaligus santri

5. K.H. Solahudin Masruri (Ketua MUI Kabupaten Brebes, Pengasuh PP Al Hikmah 2 Benda Brebes)

Buku ini sangat berharga Polisi bisa menjadi santri dan sebaliknya, nilai-nilai ketawadua'an santri bisa menjadi perilaku sehari-hari Polisi

 6. Dr. K.H. Akrom Jangka Daosat, M.Si. (Mustasyar PCNU Kab.Brebes, Editor Isi Buku Santri Brambang

Buku ini menunjukkan penguasaan Penulis atas tugas-tugas Kepolisian sekaligus memahami dunia Santri untuk kemudian menjadi strategi kolektifitas wajah polisi yang disiplin tapi humanis

 7. K.H. M. Aqsho, M.Ag, (Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes)

Kami merasa bangga seorang Kapolres menulis buku tentang Pesantren, semoga bisa meniadi spirit para Santri sekaligus secara kedinasan ada koordinasi bagus antara Kepolisian dengan Kementerian Agama lewat seksi Pondok Pesantren

 8. Drs. H. Supriyono (Ketua FKUB Kab. Brebes)

FKUB memberikan apresiasi atas terbitnya buku ini, semoga bisa menjadi penambah, perekat kerukunan umat beragama terutama intemal umat beragama dan umat beragama dengan Pemerintah

[BN1]

Posting Komentar

0 Komentar