Ticker

6/recent/ticker-posts

Aliansi Mahasiswa Desak Warek III Evaluasi SEMA IAIN Curup, Soroti Transparansi Demokrasi Kampus

Bens Indonesia, Rejang Lebong – Aliansi Mahasiswa IAIN Curup mendesak Wakil Rektor III IAIN Curup untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Senat Mahasiswa (SEMA) IAIN Curup Tahun 2026. Desakan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap yang menyoroti sejumlah persoalan dalam pelaksanaan demokrasi kemahasiswaan yang dinilai belum berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.

Pernyataan sikap itu disampaikan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tata kelola organisasi kemahasiswaan. Aliansi menilai seluruh tahapan demokrasi kampus harus berlandaskan regulasi yang jelas agar menghasilkan proses yang sah, akuntabel, dan memiliki legitimasi di mata seluruh civitas akademika.

Juru Bicara Aliansi Mahasiswa IAIN Curup, M Esa Darma Ramadhan, mengatakan gerakan tersebut bukan bertujuan menghambat proses pemilihan pimpinan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), melainkan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami tidak menolak demokrasi ataupun proses pemilihan. Justru kami ingin memastikan demokrasi di kampus ini berjalan berdasarkan aturan, bukan kepentingan. Semua tahapan harus memiliki dasar hukum yang jelas sehingga hasil akhirnya benar-benar memiliki legitimasi," ujar Esa.

Menurutnya, terdapat beberapa persoalan yang menjadi perhatian mahasiswa. Salah satunya belum dilantiknya kepengurusan SEMA IAIN Curup, padahal lembaga tersebut memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi kelembagaan serta mengambil keputusan strategis terkait proses demokrasi mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa juga menilai belum adanya sosialisasi Peraturan SEMA kepada seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) berpotensi menimbulkan perbedaan pemahaman mengenai mekanisme pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DEMA IAIN Curup.

"Bagaimana mahasiswa dapat mengikuti proses secara maksimal apabila regulasi yang menjadi pedoman belum disosialisasikan secara terbuka. Transparansi harus menjadi prinsip utama agar tidak muncul multitafsir maupun kesalahpahaman di lapangan," katanya.

Dalam pernyataan sikap tersebut, Aliansi Mahasiswa menyampaikan enam tuntutan kepada SEMA IAIN Curup. Mereka meminta agar kepengurusan SEMA segera dilantik secara resmi, kemudian segera melakukan sosialisasi Peraturan SEMA beserta mekanisme Kongres Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua DEMA kepada seluruh Ormawa.

Mahasiswa juga mendesak agar Panitia Pemilihan DEMA (P2D) dilantik terlebih dahulu sebelum tahapan pemilihan dilanjutkan. Mereka meminta seluruh proses yang dinilai belum memenuhi ketentuan administratif maupun regulatif ditunda sementara hingga seluruh persyaratan dipenuhi sesuai aturan organisasi.

Selain itu, Aliansi Mahasiswa mengajak seluruh organisasi kemahasiswaan untuk bersama-sama mengawal jalannya demokrasi kampus dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta kepastian hukum.

Tuntutan lainnya ditujukan kepada Wakil Rektor III IAIN Curup selaku pembina organisasi kemahasiswaan agar melakukan evaluasi terhadap kinerja SEMA IAIN Curup Tahun 2026 sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi kelembagaan.

"Kami berharap Wakil Rektor III dapat mengambil langkah evaluatif agar seluruh proses demokrasi kemahasiswaan benar-benar berjalan sesuai aturan. Pengawasan dari pihak kampus sangat penting untuk menjaga marwah organisasi mahasiswa," tegas Esa.

Aliansi Mahasiswa juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan demokrasi di lingkungan kampus. Mereka berharap SEMA membuka ruang dialog dengan seluruh elemen mahasiswa sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap berpedoman pada konstitusi organisasi.

Sebagai bentuk keseriusan atas tuntutan tersebut, Aliansi Mahasiswa memberikan waktu 1 x 3 jam kepada SEMA IAIN Curup untuk memberikan tanggapan dan langkah konkret. Apabila hingga batas waktu tersebut belum ada respons yang dinilai memadai, mereka menyatakan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara konstitusional.

"Kritik adalah bentuk kepedulian. Demokrasi yang sehat lahir dari proses yang benar," demikian pesan yang menjadi penutup pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa IAIN Curup.(rls) 

Posting Komentar

0 Komentar