Agus Kurniawan menjelaskan, pertemuan ini dilakukan dalam rangka menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Konsumen yang telah menyampaikan komplain atas temuan beras merk Selancar berkutu tersebut.
"Hari ini (21/5), kami dari pihak Indomaret menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada konsumen yang telah menyampaikan komplain atas temuan beras berkutu dari gerai Indomaret kami. Dan kami akui, itu adalah kelalaian pihak kami yang kurang cermat mengecek kondisi barang di display. Saat ini, di store kami sudah tidak ada lagi beras merk Selancar yang terpajang, karena beras yang jadi temuan itu merupakan stok terakhir di store kita. Dan, jika kami lebih cermat dalam mengecek kondisi barang, beras berkutu seperti itu sudah seharusnya dan semestinya kami retur ke pihak pemasok, dan tidak boleh lagi terpasang di display," jelas Perwakilan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Koordinator Wilayah Musi Rawas Utara, Agus Kurniawan, didampingi Septi selaku Kepala Toko, Kamis (21/5/2026).
Sementara itu, Benny selaku pihak Konsumen dari beras Merk Selancar berkutu ini, menyambut baik atas upaya yang dilakukan pihak Indomaret.
"Saya selaku Konsumen menyambut baik upaya permintaan maaf yang telah dilakukan pihak Indomaret, dan telah menerima permohonan maaf tersebut. Pihak Indomaret hanya kurang teliti saja dalam mengecek kondisi barang, dan itu bukanlah masalah serius. Permasalahan sebenarnya terletak pada produk beras Selancar yang dihasilkan Produsen (CV Licm Indonesia)," tanggap Benny.
Sambung Benny, Pihak yang sepatutnya dipersalahkan pada kasus beras Selancar berkutu ini adalah CV LICM Indonesia selaku Produsen."Beras merk Selancar produksi CV LICM Indonesia ini sudah menunjukkan kondisi tak layak konsumsi dan tak layak edar, meski masa expired nya masih sampai 3 April 2027. Pihak Produsen yang seharusnya bertanggungjawab, karena produk yang dikemas rapi dan rapat serta masa expired masih hampir setahun, seyogyanya masih layak edar dan konsumsi, tanpa ada perubahan kondisi produk atau didiami kutu didalam kemasan," imbuhnya.
Konsumen ini berharap, pihak Produsen CV LICM Indonesia bisa memberikan klarifikasinya terkait beras Selancar berkutu. "Kami berharap CV LICM Indonesia yang memberikan penjelasan terkait produk beras premium kemasan yang berkutu," pinta Benny. [BN1]


0 Komentar