Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-146 Kota Curup, sekaligus hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong dengan Komunitas Trail Adventure Curup (TAC).
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. Hendri Praja, S.STP., M.Si., dengan titik start di Lapangan Kantor Kecamatan Curup Utara. Para rider kemudian menaklukkan jalur ekstrem sepanjang kurang lebih 40 kilometer yang menyuguhkan tantangan sekaligus panorama alam khas Rejang Lebong.
Selain menjadi ajang olahraga otomotif, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi wisata daerah. Sejumlah destinasi yang berada di sekitar jalur lintasan turut diperkenalkan kepada peserta, seperti Danau Bermanei Talang Kering serta kawasan wisata tanjakan di Desa Tabarenah yang menawarkan keindahan alam pegunungan.
Ketua Panitia SAOS PAC 2026, Hidayatullah, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara komunitas dengan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Menurutnya, olahraga trail memiliki keunggulan karena mampu menjangkau lokasi-lokasi wisata yang belum banyak terekspos.
“Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menikmati tantangan, tetapi juga secara tidak langsung mempromosikan potensi wisata Rejang Lebong melalui pengalaman dan media sosial mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai provinsi. Ia menilai event ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor perhotelan dan pelaku UMKM lokal.
“Hotel-hotel penuh, UMKM ramai dikunjungi. Ini menunjukkan kegiatan seperti SAOS PAC memberikan efek nyata terhadap pergerakan ekonomi daerah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, lanjutnya, akan terus mendorong penyelenggaraan event berbasis wisata dan komunitas sebagai strategi memperkuat posisi daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu.
Keberhasilan SAOS PAC 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga berdampak luas bagi promosi wisata dan pertumbuhan ekonomi. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Rejang Lebong dinilai semakin siap bersaing sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Pulau Sumatera. [Fdr]

0 Komentar